RSS

Manusia dan Pandangan Hidup

24 Nov

Apa yang dimaksud dengan manusia dan pandangan hidup?
manusia tentu,makhluk hidup. yg punya akal,budhi,dan norma2 yg menuntun nya dalam kehidupan itusendiri.

pandangan hidup,masuk dalam norma2 yg diyakini oleh manusia sebagai tuntunan. / arah manusia menjalan kan kehidupan.
menurut nalar saya demikian.
maaf jika tdk berkenan.
PANDANGAN HIDUP:
Pengertian pandangan hidup adalah suatu hal yang dijadikan sebagai pedoman hidup.
– Menurut asalnya pandangan hidup dibagi menjadi 3 yaitu :
a) Pandangan hidup yang berasal dari agama,
b) Pandangan hidup yang berupa ideologi, dan
c) Pandangan hidup hasil renungan.

– Pandangan hidup terdiri dari 4 unsur antara lain :

a)Cita – Cita yang diinginkan dapat diraih dengan usaha dan perjuangan,
b) Berbuat baik dalam segala hal dapat membuat seseorang merasa bahagia, damai, dan tentram,
c) Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi oleh keyakinan, dan
d) Keyakinan dan kepercayaan adalah hal yang terpenting dalam hidup manusia.
– Cita – cita
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, cita – cita diartikan sebagai keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan maupun tujuan merupakan apa yang ingin didapatkan oleh seseorang di masa yang akan datang. Dengan kata lain, cita-cita adalah pandangan masa depan, merupakan pandangana hidup yang akan datang.
Dituliskan bahwa cita-cita yang belum atau tidak mungkin tersampai disebut angan-angan, tetapi saya tidak berpendapat demikian karena angan-angan bisa berkonotasi dengan imajinasi. Saya percaya di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin, karena itu kita bebas bercita-cita, yang terpenting adalah seberapa jauh usaha kita dalam berusaha mewujudkan cita-cita atau keinginan kita tersebut.
Faktor yang mempengaruhi tercapainya cita-cita antara lain:
1. Faktor manusia, sejauh mana kita berusaha, sebaik apa kualitas diri kita dan usaha kita dalam meningkatkan kualitas diri kita agar pantas meraih cita-cita kita tersebut
2. Faktor kondisi, pasti ada saat-saat dimana kondisi disekitar kita tidak mendukung. Di saat seperti itu yang harus kita lakukan adalah bertahan dan percaya bahwa semua ini akan berlalu dan kita bisa mencapai apa yang kita inginkan. Jangan lupa berdoa, meminta bantuan Tuhan.
3. Faktor tinggi nya cita-cita…. tapi saya percaya jika kita berkemauan kuat, semua itu pasti bisa tercapai selama Tuhan juga menghendaki.
– Kebajikan
Kebajikan adalah perbuatan yang selaras dengan suara hati kita, suara hati masyarakat dan hukum Tuhan. Kebajikan berarti berkata sopan, santun, berbahasa baik, bertingkah laku baik, ramah tamah terhadap siapapun, berpakaian sopan agar tidak merangsang yang melihatnya.
Baik buruk, kebajikan dan ketidakbijakan menimbulkan daya kreatifitas bagi seniman. Banyak hasil seni lahir dari imajinasi kebajikan dan ketidakbajikan.
Namun ada pula kebajikan semu, yaitu kejahatan yang berselubung kebajikan. Kebajikan semu ini sangat berbahaya, karena pelakunya orang-orang munafik, yang bermaksud mencari keuntungan diri sendiri.
Faktor yang mempengaruhi kepribadian seseorang antara lain hereditas (bawaan), lingkungan dan pengalaman hidup pribadi.
– Etika
Etika Yunani Kuno: “ethikos”, berarti “timbul dari kebiasaan”) adalah cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.
Etika dimulai bila manusia merefleksikan unsur-unsur etis dalam pendapat-pendapat spontan kita. Kebutuhan akan refleksi itu akan kita rasakan, antara lain karena pendapat etis kita tidak jarang berbeda dengan pendapat orang lain. Untuk itulah diperlukan etika, yaitu untuk mencari tahu apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia.
Secara metodologi tidak setiap hal menilai perbuatan dapat dikatakan sebagai etika. Etika memerlukan sikap kritis, metodis, dan sistematis dalam melakukan refleksi. Karena itulah etika merupakan suatu ilmu. Sebagai suatu ilmu, objek dari etika adalah tingkah laku manusia. Akan tetapi berbeda dengan ilmu-ilmu lain yang meneliti juga tingkah laku manusia, etika memiliki sudut pandang normatif. Maksudnya etika melihat dari sudut baik dan buruk terhadap perbuatan manusia.
Etika terbagi menjadi tiga bagian utama: meta-etika (studi konsep etika), etika normatif (studi penentuan nilai etika), dan etika terapan (studi penggunaan nilai-nilai etika).

Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik :
1. Mengenal
2. Mengerti
3. Menghayati
4. Meyakini
5. Mengabdi
6. Mengamalkan
Referensi:
http://arbip.blogspot.com
– Wikipedia.com
http://community.gunadarma.ac.id

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 24, 2010 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: